Jumat, 28 Februari 2014

Berlomba dalam kebaikan Kelas XI Ganjil SMK


A. Memaksimalkan Kebaikan Sejak Usia Muda
Firman Allah QS.AL-Baqoroh/2:148 :
  





































148. dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan. di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Dari ayat di atas mengandung pengertian sebagai berikut :
1.  Setiap umat mempunyai kiblat (idola). Dengan kiblat itu mereka akan terwarnai segala aktivitasnya. Sehingga kita dengan mudah dapat mengetahui ciri mereka masing-masing .
2.  Setiap manusia mempunyai naluri berlomba. Adapun perlombaan yang diridloi Allah adalah berlomba dalam kebaikan.
3.  Bermula dari keberadaan Nabi Adam dan ibu Hawa yang diturunkan Allah dari surga kemudian bertemu di Arofah (Mekah), berawal dari sinilah kehidupan manusia di bumi Allah ini. Dan  selanjutnya manusia tersebar ke seluruh penjuru dunia dalam mengarungi kehidupan di dunia ini.
           
            Walaupun mereka tersebar sedemikian luasnya, pada hari Kebangitan dari kubur Allah akan mengumpulkannya dalam sebuah tempat yaitu padang mahsyar.
Kesimpulan dari ayat di atas adalah:
Pada hari Kebangkitan kelak dengan kuasa-Nya Allah akan mengumpulkan semua manusia yang pernah hidup di dunia ini di suatu tempat yang disebut Padang Mahsyar. Di sana Allah akan meminta manusia untuk mempertanggung jawabkan amal perbuatannya ketika hidup di dunia. Di padang mahsyar tersebut manusia dikumpulkan berkelompok berdasarkan pada pemimpinnya / kiblatnya masing-masing.
            Inti dari amal kebaikan adalah sholat. Karena yang pertama kali dipertanggungjawabkan dihadapan Allah dari perbuatan seorang hamba adalah sholat. Sebagaimana sabda Rosulullah saw berikut :
 أَوَّلُ مَا يُحَاسِبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَـامَةِ الصَّلاة ، إذا صَلُحَتْ صَلُحَ سَـائِرُ عَمَلِهِ، وَ إذَا فَـسَدَتْ فَـسَدَ سَـائِرُ عَمَلِهِ ( رواه الطبرنى )
Artinya :“Amal yang pertama kali dihisab bagi seorang hamba di hari akhirat adalah sholat. Jika sholatnya baik, maka dinyatakan baik segala amal yang lain. Dan jika sholatnya itu rusak, maka dinyatakan rusak segala amalnya yang lain”.
Karena pentingnya beramal sholeh sebagai bekal kehidupan di akhirat nanti, Rosul saw berpesan agar memanfaatkan kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya, yang mungkin tidak akan didapat di waktu yang akan datang, dengan sabdanya:

قال رسول الله صلى الله علية وسلم :اِغْتَنِمْ خَمْسٍ قَبْلَ خَمْسٍ شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ وَصِحَتَكَ قَبْلَ فَقَمِـكَ وَغِنَاكَ قَبْلَ فَقْـرِكَ وَفَرَاغَكَ قَبْلَ شُغْـلِكَ وَحَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ) رواه الحاكم وصححة )
 
Artinya :Rosulullah saw bersabda :”Jagalah lima sebelum datangnya lima yaitu :                
1. Jaga mudamu sebelum tuamu
2.  Jaga sehatmu sebelum sakitmu
3.  Jaga kaymu sebelum miskinmu
4.  Jaga kesempatanmu sebelum kesempitanmu
5.  Jaga hidupmu sebelum matimu ( HR.Al-Hakim )

B. Balasan Orang yang Beramal Sholeh
Umat manusia dalam mengamalkan Kitab Allah terbagi dalam 3 golongan sebagaimana tersebut dalam QS.Fathir/35:32










































32. kemudian kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan[1260] dengan izin Allah. yang demikian itu adalah karunia yang Amat besar.

[1260] Yang dimaksud dengan orang yang Menganiaya dirinya sendiri ialah orang yang lebih banyak kesalahannya daripada kebaikannya, dan pertengahan ialah orang-orang yang kebaikannya berbanding dengan kesalahannya, sedang yang dimaksud dengan orang-orang yang lebih dahulu dalam berbuat kebaikan ialah orang-orang yang kebaikannya Amat banyak dan Amat jarang berbuat kesalahan.

                Adapun balasan bagi ketiga golongan tersebut dijelaskan dalam Hadits Rosulullah riwayat Al-Baghowy dari Abu Darda’, dimana setelah membaca ayat 32 surat Fathir di atas bersabda:
فَأ مَّا الذِيْنَ سَبَقوا بِالْخَيْرَاتِ فأولئك الذين يَدْخُلونَ الْجَنَّةَ بِغَيْرِ حِسَابٍ، أمَّاالذينَ اقتَصَدُوا فأولئك الَّذِيْنَ يُحَاسِبُونَ حِسَابًا يَسِيْرًا، وَأمَّاالذِيْنَ ظلموا أنفسَهُمْ فأولئك الذين يَحْسِبُونَ فى ذلك المكان حتى يُصِيْبُهُمُ الحَزَنُ فَيَدْخُلُوْنَ الجنّة ، ثمّ تَلا : الحمد لله الذى أذْهَبَ عنّا الحَزَنَ إنّ ربّنـا لَغَفُوْرٌ شَكُوْرٌ ( رواه أحمد ) 
Artnya : Adapun orang yang  berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan mereka akan masuk surga tanpa hisab (perhitungan), sedang mereka orang-orang yang pertengahan(muqtashidin) mereka akan dihisap dengan hisab yang ringan, dan orang-orang yang menganiaya dirinya sendiri mereka akan ditahan dulu ditempat (berhisabnya), sehingga ia penderitaan kemudian dimasukkan ke dalam surga. Kemudiam beliau membaca: Alhamdu lillahilladzi adzhaba ‘annal hazana inna Robbana laghofurun syakur.” ( Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan duka cita dari kami, sesungguhnya Tuhan kamu benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri’ (HR.Ahmad)

Orang yang beramal sholeh (bagus) mempunyai jaminan dan keistimewaan yang banyak diantaranya: 
1.      Amal sholeh merupakan kekayaan yang kekal abadi dan lebih baik(QS 18:46,QS.119:76 ).
2.      Amal sholeh akan mendapatkan balasan yang berlipat ganda (QS.28:84)34:37
3.      Amal sholeh dapat menghapus amal buruk (QS.11:114,QS.39:34-35)
4.      Dengan beramal sholeh akan diberi petunjuk (QS.10:9)
5.      Dengan beramal sholeh akan diberi kehidupan yang lebih baik (QS.16:97)
6.      Dengan beramal sholeh akan diberi surga (QS.85:11)
7.      Dengan beramal sholeh akan dimasukkan golongan orang sholeh (QS.29:9)
8.      Dengan beramal sholeh akan mendapat perlindungan (QS.6:17)
9.      Dengan beramal sholeh akan diberi ampunan (QS.35:7)
10.  Dengan beramal sholeh akan diberi kekuasaan di muka bumi (QS.:24:55)
11.  Dengan beramal sholeh akan dikeluarkan dari kegelapan (QS.65:11)
12.  Dengan beramal sholeh tidak perlu khawatir (QS.2:277)
13.  Dengan beramal sholeh akan diberi rizqi yang mulia (QS.33:31)
14.  Dengan beramal sholeh akan diberi pahala yang tidak terputus-putus (QS.95:6)
15.  Dengan beramal sholeh akan dinaikan derajatnya sesuai dengan amalnya(QS.46:19)
16.  Dengan beramal sholeh tak akan menjadi manusia yang merugi (QS.103:1-3)
C. Mengkondisikan Diri Beramal Sholeh
            Untuk dapat selalu beramal sholeh tidaklah mudah, kita harus membekali diri diantaranya dengan hal-hal berikut ini:
1.      Mengendalikan Hawa Nafsu.
Hawa nafsu tidaklah harus dimatikan, tetapi dikendalikan. Karena hawa nafsu yang dikendalikan oleh akal akan menghasilkan kebaikan. Tetapi sebaliknya bila akal yang dikendalikan hawa nafsu akan menimbulkan kerusakan. Dalam hal ini ada sebuah riwayat :
             Sejarah mencatat peristiwa besar di bulan Ramadhan dari Perang Badar di mana banyak para syuhada menjadi syahid. Rasulullah SAW mengatakan ketika itu, "Kita baru saja keluar dari jihad (perang) yang kecil dan akan memasuki jihad (perang) yang lebih besar lagi" (Al Hadist).
Pernyataan Rasulullah SAW ini menimbulkan tanya keheranan para sahabat pengikut Rassulullah yang mohon di jelaskan; " Mana lagi perang (Jihad yang lebih besar itu, wahai Baginda Rasul?".
Mengingat banyaknya korban ini para sahabat yang mengalami sendiri perang  itu menilai sebagai satu perang paling akbar yang pernah mereka rasakan. Tapi Rasulullah SAW menyebutnya sebagai perang kecil saja. Baginda Rasulullah SAW merumuskan  "Jihadul akbar, jihadun nafsi"(Al Hadist), artinya "Jihad (perang) yang besar itu, adalah perang mengalahkan nafsu", maknanya mampu mengendalikan diri.

2. Tidak  Mengikuti Langkah Setan
            Perhatikan Firman Allah berikut ini :
  
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah- langkah syaitan. Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah syaitan, Maka Sesungguhnya syaitan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar. Sekiranya tidaklah karena kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorangpun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. dan Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui.” QS. An-Nur : 21
 
“Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.Al-Baqoroh : 208

3. Selalu Dalam Bimbingan Ulama
            Dalam mengarungi kehidupan ini, kita perlu pembimbing, karena terkait dengan persoalan-persoalan yang kita hadapi, yang terhadap persoalan tersebut kita belum berpengetahuan. Jangan memecahkan persoalan dengan pengetahuan kita yang masih dangkal, maka akan fatal akibatnya. Tetapi hati-hatilah dalam menentukan siapa pembimbing kita ! QS. An-Nahl : 43

“Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui,”

4. Berteman Dengan Orang Sholeh
            Berteman adalah kebutuhan mutlak bagi kita yang merupakan makhluk sosial. Sebagai sarana untuk berinteraksi dan bersosialisasi. Perlu disadari, lingkungan pergaulan yang heterogen sangat signifikan dalam membentuk karakter dan akhlak seseorang. Demikian pentingnya hal di atas, tercermin dalam sabda Rasulullah SAW: ” Seseorang itu tergantung agama temannya, maka hendaknya salah seorang dari kalian melihat siapa temannya.''" (HR Ahmad dan Tirmidzi).
Jika kita banyak bergaul dengan orang-orang yang saleh, maka dengan izin Allah SWT akhlak dan perilaku kita akan terimbas oleh kesalehan mereka. Demikian juga sebaliknya. ''Sesungguhnya perumpamaan teman yang baik dan teman yang jahat adalah seperti pembawa minyak wangi dan peniup api pandai besi. Pembawa minyak wangi mungkin akan mencipratkan minyak wanginya itu atau engkau hanya akan mencium aroma harumnya itu. Sedangkan peniup api pandai besi mungkin akan membakar bajumu atau engkau akan mencium darinya bau yang tidak sedap.'' (HR Bukhari).
-----------oooo000oooo---------
Tugas :
1. Tugas Individu
      - Tulislah 5 nama teman akrabmu dan jelaskan mengapa kamu mengambil mereka sebagai teman akrabmu !
      - Ketika mendapatkan kesulitan, siapa yang kerab kamu ajak mencari solusinya ?
2. Tugas Kelompok
      - Diskusikan tentang hobymu, apa manfaatnya untuk kehidupan dunia dan akhirat !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar